Perbedaan Perekat Keramik untuk Interior vs Eksterior

Memilih perekat keramik tidak bisa asal. Perekat untuk interior dan eksterior tentu memiliki karakteristik berbeda karena menghadapi kondisi lingkungan yang berbeda pula. Kita perlu memilih produk yang tepat sesuai kebutuhan dan penerapannya.

Tapi tunggu dulu, ada beberapa perbedaan penting yang bisa menjadi acuan. Tentunya, memahami perbedaan keduanya akan membantu Anda mendapatkan hasil pemasangan yang kuat, tahan lama, dan aman!

Beda Perekat Keramin Buat Luar dan Dalam Rumah

Perekat keramik eksterior dan interior dibedakan oleh komposisi hingga formula yang digunakan. Keduanya tentu memiliki karakteristik berbeda untuk area pengaplikasian yang berbeda pula.

Nah, mengetahui perbedaan dan pemilihan yang tepat bisa Anda lakukan dengan berbagai faktor ini! Simak untuk aplikasi yang maksimal!

●       Ketahanan Terhadap Cuaca

Ketahanan terhadap cuaca bisa menjadi tolak ukur yang tepat. Perekat untuk eksterior dirancang lebih kuat menghadapi panas, hujan, dan perubahan suhu ekstrem. Bahan penyusunnya biasanya punya daya tahan tinggi terhadap kelembaban dan sinar UV.

Sementara itu, tile adhesive untuk interior tidak dibuat untuk tahan terhadap kondisi luar ruangan. Di dalam ruangan, perekat ini cukup stabil karena tidak terpapar langsung cuaca.

Jika digunakan di luar, adhesive interior tentu bisa cepat rusak. Daya lekatnya bisa menurun saat terkena air atau panas berlebih. Maka, penting memilih jenis yang sesuai lokasi pemasangan.

●       Daya Rekat

Eksterior memiliki berbagai faktor gangguan seperti cuaca, panas, dan berbagai hal lain. Tidak heran, perekat eksterior punya daya lekat yang lebih tinggi. Ini karena tekanan lingkungan luar jauh lebih besar.

Beban ubin juga bisa lebih berat, apalagi jika terkena panas dan hujan. Adhesive eksterior dibuat agar tetap kuat menempel meski kondisi tidak stabil. Sementara itu, perekat interior hanya dirancang untuk beban standar dalam ruangan.

Tekanan dari kelembaban dan suhu tidak seintens di luar. Kalau tipe interior dipakai di luar, hasilnya bisa tidak maksimal. Keramik Anda bisa mudah copot atau retak.

●       Tahan Kelembapan

Ketahanan terhadap kelembaban juga menjadi perbedaan mencolok. Area luar sering terkena cuaca dingin dan hujan sehingga memerlukan ketahanan lebih. Anda pun harus memilih produk yang memang dikhususkan untuk area luar.

Sedangkan adhesive interior tidak punya daya tahan sekuat itu. Perekat ini cocok untuk ruangan yang kering atau hanya sedikit lembap, seperti ruang tamu atau kamar tidur.

Kalau Anda memakainya di area lembap seperti teras atau kamar mandi luar, daya rekatnya bisa menurun. Air bisa meresap dan membuat ubin lepas. Bagaimana? Ini tanda kalau mengetahui perbedaan keduanya memang sangat penting.

●       Formula dan Bahan

Biasanya, bahan perekat area luar dirancang agar lebih kuat dan tahan cuaca. Bahkan ada juga campuran polimer yang membuatnya tetap merekat meski terkena panas atau hujan.

Komposisinya juga dibuat agar fleksibel saat suhu berubah. Lalu, tile adhesive untuk interior lebih sederhana formulanya. Karena hanya dipakai di dalam ruangan, sifatnya tidak perlu sekuat perekat luar.

Itu sebabnya adhesive interior tidak disarankan untuk penggunaan outdoor. Beda bahan, beda pula daya tahan dan cara kerjanya, bukan?

●       Waktu Pengeringan

Perekat eksterior umumnya membutuhkan waktu kering yang lebih lama. Hal ini disesuaikan dengan kondisi luar ruangan yang lembab atau berubah-ubah. Proses pengeringannya memang dibuat lambat agar hasil rekat lebih maksimal.

Hal ini berbeda dengan tile adhesive interior yang cenderung lebih cepat kering. Karena dipakai di dalam ruangan, faktor suhu dan kelembaban lebih stabil. Jadi perekat bisa mengering dalam waktu singkat.

Namun, cepat kering bukan berarti lebih baik di segala kondisi. Kalau digunakan di luar ruangan, produk bisa kering terlalu cepat sebelum ubin benar-benar terpasang sempurna.

 

●       Fleksibilitas

Secara umum, fleksibilitas perekat untuk area luar memang lebih tinggi. Formulanya lebih tahan goresan, gesekan, bahkan guncangan benda yang berat. Materialnya juga tak mudah retak dan lepas.

Sementara pada perekat interior, fleksibilitas lebih kaku sesuai penggunaannya. Interior tidak memerlukan perekat yang tahan banyak faktor lingkungan hingga cuaca.

Produk perekat tentu didesain sesuai kegunaannya. Produk yang satu tentu berbeda dengan yang lain. Untuk itu, kita bisa menentukan mana perekat yang sesuai dan dibutuhkan dengan pertimbangan di atas.

Perekat Keramik Sika, Solusi Pemasangan Maksimal dan Tahan Lama!

Selain jenisnya, kita juga perlu tahu produk yang tepat untuk dipilih seperti rangkaian tile adhesive Sika. Ada banyak rekomendasi untuk Anda, salah satunya SikaCeram – 200 TA Tilefix.

Produk ini cocok Anda pilih dengan berbagai keunggulannya. Beberapa diantaranya yaitu memiliki daya lekat sangat baik, cocok untuk keramik ukuran besar, hingga area yang terendam air, lho!

Produk juga mudah digunakan dan diaplikasikan hanya dengan menambahkan air saja. Selain itu, produk sangat cocok untuk aplikasi tile on tile. SikaCeram – 200 TA Tilefix cocok untuk area kamar mandi maupun kolam.

Bagaimana? Tile adhesive Sika mampu menjawab kebutuhan Anda, termasuk untuk aplikasi area interior maupun eksterior, bukan? Dengan produk berkualitas, hasil pemasangan sesuai standar dan tentunya awet.

Sika telah memiliki pengalaman 114 tahun dan telah menghandle proyek global seperting Balai Kampus Kokkola di Finland. Sika juga menjadi yang pertama dalam mencetuskan waterproofing semen di Indonesia.

Bersama perekat keramik Sika, Anda tak perlu risau dengan hasil karena produk memiliki spesifikasi masing-masing sesuai kegunaannya. Ayo ketahui info lengkap dan pilih langsung di sini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *