Ada Dua Bola dan Diving Sterling Jadi Kontroversi Usai Laga, Hamann: Seharusnya Wasit Hentikan Laga

Ada dua buah bola di lapangan pada momen ketika Raheem Sterling merangsek pertahanan Denmark sebelum dia jatuh atau dijatuhkan Joakim Maehle pada menit 102. Diving Raheem Sterling yang berhadiah tendangan penalti bagi Inggris memicu kontroversi. Tapi sebelum kejadian itu, ada hal lain yang layak jadi sorotan. Yaitu adanya dua bola di lapangan.

Fans telah melihat bola Kedua di lapangan sebelum Penalti Kontroversial diberikan untuk Harry Kane pada laga Inggris vs Denmark. Seharusnya pada saat menyadari ada dua buah bola di lapangan. Wasit menghentikan permainan. Insiden ada dua bola itu terekam beberapa detik sebelum Raheem Sterling jatuh di kotak penalti dan wasit memberikan hadiah penalti untuk Inggris.

Pasukan Gareth Southgate telah mencapai final Euro 2020 setelah menang 2 1 atas Denmark di perpanjangan waktu. Sterling jatuh di kotak penalti setelah wasit menilainya dijegal oleh Joakim Mhle dan itu menjadi keputusan wasit yang kontroversial. Ditambah fakta bahwa ada bola kedua di lapangan tepat sebelum Sterling merangsek ke dalam kotak.

Bola kedua tidak secara langsung mengganggu permainan sehingga tidak ada penghentian dalam permainan. Harry Kane mencetak gol dari rebound tendangan penalti setelah penalti awalnya diselamatkan oleh Kasper Schmeichel. Namun, itu tidak menghentikan penggemar di media sosial menyuarakan pendapat mereka dan mereka marah dengan keputusan itu.

The Three Lions tertinggal pada setengah jam sebelumnya oleh gol dari tendangan bebas spektakuler dari Mikkel Damsgaard. Pemain berusia 21 tahun itu menjadi pemain pertama yang mencetak tendangan bebas langsung di turnamen musim panas ini dan sukses menaklukkan Jordan Pickford. Denmark sukses mencetak gol ke gawang Inggris. Mereka kebobolan gol pertama mereka dalam enam pertandingan.

Namun keunggulan mereka hanya bertahan selama sembilan menit saat Bukayo Saka masuk. Dia memberikan umpan silang ke Sterling, tetapi Simon Kjaer mengubah arah bola masuk ke gawangnya sendiri untuk membawa skor menjadi 1 1. Kedua belah pihak memiliki peluang di babak kedua dan Pickford menggagalkan upaya Kasper Dolberg sebelum satu jam.

Pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu. Kane berhasil membuat Inggris unggul di perpanjangan waktu dan mereka sukses mempertahankan keunggulan. Inggris akan menghadapi Italia pada Minggu malam untuk kesempatan pertama meraih gelar sejak 1966.

Mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger mengungkapkan Pendapatnya Tentang Penalti Inggris saat laga melawan Denmark. Arsene Wenger yakin itu adalah penalti kontroversial Inggris melawan Denmark dalam pertandingan Euro 2020. Raheem Sterling dijatukan dalam kotak penalti dan diragukan apakah laya hukuman penalti atau tidak.

Setelah kontak minimum, pemain sayap Manchester City jatuh di dalam kotak dengan wasit pertandingan Danny Makkelie menunjuk titik putih Harry Kane sebagai algojo sempat gagal pada eksekusi tendangan pertama, namun bola mantul ke arahnya dan pada kesempatan berikutnya dia mencetak gol pada bola rebound itu untuk mengirim Three Lions ke final. Penalti Inggris menjadi pembicaraan panjang setelah peluit akhir, dengan mantan manajer Arsenal Wenger heran mengapa VAR tidak dilibatkan.

Menurut pelatih asal Prancis itu, seharusnya itu tidak penalti, dengan mengatakan: "(Seharusnya) Tidak ada penalti. Saya tidak mengerti mengapa dalam situasi seperti itu VAR, wasit tidak pergi dan melihat ke layar," kata Arsene Wenger. "Di saat seperti itu, dia harus benar benar yakin."

Penalti terbukti penting sekali bagi Inggris untuk mengalahkan Denmark 2 1 saat memastikan tempat mereka ke final Euro 2020. Gareth Southgate akan menghadapi Italia asuhan Roberto Mancini di London pada hari Senin. "Tidak ada penalti, saya tidak mengerti mengapa Wasit tidak meminta untuk melihat VAR!" tegas Arsene Wenger menyampaikan pendapatnya tentang penalti Inggris itu.

Sedangkan Raheem Sterling merasa keputusan wasit adalah tepat. "Saya masuk ke kotak dan dia (Maehle) menjulurkan kakinya dan menyentuh kaki saya, jadi itu adalah penalti yang jelas," kata Sterling dikutip dari laman The Athletic. “Kami tahu kami harus tetap sabar. Kami tahu dengan kaki dan agresivitas dan kekuatan kami bisa menyelesaikannya. Dan kami mendapat penalti pada akhirnya."

Wasit Danny Makkelie menunjuk titik putih setelah pemain sayap Manchester City Sterling dijatuhkan di dalam kotak pada menit ke 102 pertandingan, tetapi tayangan ulang menunjukkan ada sedikit kontak yang dilakukan oleh Joakim Maehle. Mantan gelandang Liverpool dan City, Dietmar Hamann, merasa bahwa seharusnya tidak ada penalti. “Mereka menang dengan penalti yang merupakan diving terang terangan dan ini tidak sesuai dengan semangat permainan. Inggris selalu membanggakan diri sebagai tuan rumah permainan yang adil dan tidak ada diving.

"Kita semua ingat apa yang terjadi ketika Jurgen Klinsmann datang ke Inggris dan dia melakukan diving, kemudian mereka merayakannya dengan diving. “Maehle menarik diri dari tekel karena dia melihat bahwa dia tidak bisa sampai ke sana. Tidak ada kontak apa pun. VAR dibawa untuk memperbaiki keputusan ini dan mengubah kesalahan yang dilakukan oleh wasit. Ini adalah kesalahan yang akan Anda lihat. Ini adalah semifinal Piala Eropa, saya merasa kasihan pada Denmark," katanya. “Saya pikir ada setiap peluang itu akan berakhir dengan adu penalti, dan kami semua berpikir mereka mungkin memiliki keuntungan dengan [Kasper] Schmeichel di gawang.

"Selamat untuk Inggris, tapi tentu saja cara mereka memenangkan pertandingan tidak sesuai dengan semangat permainan." "Ada perbedaan besar antara ketika seseorang menjulurkan kaki dan melakukan kontak jika ada kontak, tidak masalah tetapi tidak ada kontak sama sekali. "Ya, Anda harus melakukan apa yang diperlukan untuk menang, tetapi diving jelas bukan hal yang diperlukan, karena seperti yang saya katakan itu tidak sesuai dengan semangat permainan.

“Kita harus menjadi teladan. Kami berbicara sebelum pertandingan tentang keteladanan yang memiliki tanggung jawab terhadap masyarakat, karena banyak anak muda yang menonton malam ini. Kami tidak ingin orang (diving). Pengamat sepak bola lainnya yang legenda Arsenal, Liam Brady setuju. Dia menambahkan: "Tayangan ulang itu menunjukkan tidak ada kontak dengan Sterling dan saya tidak tahu bagaimana VAR tidak menangkapnya." Hamann juga menunjukkan bahwa peluit seharusnya sudah ditiup oleh wasit sebelum Sterling bahkan dilanggar, karena ada bola kedua di lapangan di dekat aksi.

"Terlepas dari insiden itu, saya pikir begitu dia melihat bola kedua dia harus menghentikan permainan. Dia seharusnya menghentikan permainan jauh sebelum (penalti diberikan)."

Leave a Reply

Your email address will not be published.